Tampilkan postingan dengan label Asus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Januari 2019

Harga Selangit, Bagaimana Spek Dari Asus ROG G703GX?

Asus ROG G703GX | ASUS INDONESIA
Asus Indonesia telah hadirkan laptop gaming pertama di Indonesia berbasis chip grafis GeForce RTX, yaitu ROG G703GX. Laptop yang dikategorikan sebagai ROG Monster ini hadir dengan performa ultra-kencang yang disokong oleh hardware kelas atas terbaru, salah satunya adalah chip grafis NVIDIA GeForce RTX 2080.
“Jika ada sebuah laptop gaming yang sangat bertenaga, ROG G703 adalah jawabannya. Laptop gaming ini dirancang khusus untuk gamer yang haus akan performa dan bisa menampilkan framerate tiga digit dengan mudah,” kata ujar Jimmy Lin, Country Manager ASUS Indonesia dalam keterangan resminya, Rabu (30/1).
Selain ditenagai oleh chip grafis GeForce RTX 2080, ROG G703GX juga hadir dengan prosesor ultra-kencang yaitu Intel Core I9 versi factory overclocked.
Asus ROG G703GX hadir dengan bodi yang lebih besar. Akan tetapi, dilengkapi dengan port yang sangat lengkap mulai dari USB 3.1 Gen2 (Type-C dan Type-A), HDMI 2.0a, hingga Mini DisplayPort. Yang menarik lagi, port USB Type-C pada laptop ini sudah mendukung konektivitas Thunderbolt 3 yang memiliki kecepatan transfer data sangat tinggi.
Berbicara soal audio, ROG G703GX mengoimbinasikan ESS patented HyperStream DAC dan Time Domain Jitter Eliminator agar dapat menghasilkan suara yang sangat realistis.
Beralih ke layar, ROG G703GX menggunakan layar ultra-responsive berukuran 17,3 inci. Layar dengan panel IPS-level tersebut hadir dengan refresh rate 144Hz dan response time 3ms
ROG G703GX juga hadir dengan keyboard yang dirancang khusus untuk bermain game yang telah dilengkapi dengan teknologi eksklusif HyperStrike Extreme. Selain menghadirkan hotkey dan tombol khusus, teknologi HyperStrike Extremejuga membawa desain ergonomis ke setiap tombol keyboard ROG G703GX. Setiap tombolnya juga didukung dengan teknologi N-Key Rollover dan fitur anti-ghosting.
Keyboard pada ROG G703GX dapat memastikan setiap input ditampilkan secara akurat, memastikan gamermendapatkan kontrol yang akurat dan nyaman. Setiap tombol keyboard ROG G703GX juga dirancang dengan durabilitas tinggi dan tahan ditekan berkali-kali.
Tingkat ketahanan tombol keyboard pada laptop ini bahkan mencapai 20 juta kali tekan. Ditambah dengan fitur Aura RGB Lighting, tampilan keyboard ROG G703GX dapat disesuaikan dengan selera setiap gamer.
Berbeda dengan laptop gaming lainnya, ROG G703GX dilengkapi dengan sistem pendingin khusus heavy-duty HyperCool Pro. Sistem Heavy-duty HyperCool Pro memanfaatkan dua kipas 12v yang sangat bertenaga untuk menghasilkan aliran udara kencang.
Gamer juga memiliki kontrol penuh terhadap sistem pendingin khusus di ROG G703GX. Melalui aplikasi Armoury Crate, gamer dapat mengatur kecepatan kipas pada sistem pendingin ROG G703GX secraa manual atau membuat sistem mengatur kecepatan kipasnya secara otomatis.
Dan untuk memiliki laptop monster ini perlu merogoh kocek yang lumayan besar, yakni Rp80,999 juta.

Kamis, 17 Januari 2019

Asus Resmi Luncurkan Tiga Seri Keluarga Zenbook

Region Director Asus Southeast Asia, Jimmy Lim menunjukan Zenbook terbarunya sebagai dalam acara Launching Zenbook, Kamis (17/1), di Grand Ballroom Pullman Hotel, Jakarta.
Pada kamis (17/1) lalu, Asus Indonesia secara resmi meluncurkan tiga seri Zenbook terbarunya di Grand Ballroom Pullman Hotel, Jakarta. Seri terbaru ini masih dari keluarga Zenbook dan diklaim sebagai laptop paling tipis dan ringan di dunia.
Tiga seri Zenbook yang diluncurkan yakni UX333, UX433 dan UX533 yang masing-masing memiliki ukuran layar yang berbeda yakni 13 inci sampai 15 inci. Angka ukuran layar ini juga mewakili nama dari masing-masing seri.
Region Director Asus Southeast Asia, Jimmy Lin mengungkapkan, perusahaan merancang Zenbook terbarunya dengan sangat tipis dan ringan, dan diklaim sebagai laptop terkecil di kelasnya dan membandingkannya dengan ukuran produk Apple terbaru, Macbook Air 13 inci.
Zenbook 13, 19 persen lebih kecil dari Macbook Air 13 dan juga sembilan persen lebih kecil dari kertas A4. AsusZenBook 13 memiliki berat 1.19 Kilogram, sementara MacBook Air 13 inci memiliki bobot 1,23 kilogram,” ujar Jimmy dalam acara peluncuran Zenbook, Kamis (17/1).
Lebih lanjut Jimmy mengatakan produk terbarunya ini adalah seri Zenbook yang paling kuat dan telah lulus uji militer.
Zenbook 13 dan 14 menawarkan fitur eksklusif yakni numpad screen atau tombol angkap pada touchpad laptop sebagai pengganti tombol pada keyboard. Fitur ini dapat digunakan dengan menekan tombol pada bagian kanan atas touchpad.
Asus menjelaskan hal ini dihadirkan karena ukuran laptop yang kecil, dan untuk seri Zenbook 15 tidak disematkan fitur ini karena ukurannya yang sedikit lebih besar sehingga numpad sudah tersedia pada keyboard.
PR Product Marketing Manager, Devina Larisa mengungkapkan Zenbook menjadi produk dengan numpadpada touchpad nomor satu yang dapat digunakan dalam berbagai pekerjaan.
“Fitur ini adaptive to any type and working scenarioexample calculation, mengerjakan excel, dan sebagainya. Overalldi 2019 ini Zenbook classic yang hadir adalah symbol kebanggaan kami akan desain,” ujarnya.
Ketiga seri Zenbook ini dibekali teknologi prosesor Intel Core generasi delapan dengan dukungan grafis Nvidia GeForece MX150 pada Zenbook 13 dan 14, sedangkan untuk Zenbook 15 didukung grafis Nvidia GeForce GTX 1050 Max-Q.
Kemudian untuk memory penyimpanannya, semua seri Zenbook mengunakan NVMee SSD dengan kapasitas 512GB dengan RAM hingga 16GB. Produk ini juga dilengkapi port USB 3.1, HDMI, jack audio combo, dan Card Readerserta Bluetooth 5.0.
Asus menjelaskan Zenbook akan menghadirkan performa yang tinggi, tetapi hemat daya. Pada Zenbook 13 dan 14, Asusmengklaim daya baterainya bisa bertahan hingga 14 jam, sementara pada Zenbook 15 bisa bertahan sampai 16 jam.
Asus menjelaskan Zenbook 13 dan 14 akan dipasarkan dengan harga mulai dari Rp15,29 juta hingga Rp22,99 juta. Sedangkan Zenbook 15 akan dibandrol dengan harga Rp26,99 juta.

Sumber: Akurat.co

Rabu, 16 Januari 2019

Asus Klaim Menjadi Brand Laptop No. 1 Di Indonesia Dengan Acuan Kenaikan Persen Pada Penjualannya

Asus ROG Zephyrus S GX701 | ASUS INDONESIA
Asus kembali melaporkan pangsa pasar selama tahun 2018 berjalan, terutama untuk produk laptop di Indonesia. Menurut lembaga riset GfK, hingga bulan November 2018 lalu Asus telah menguasai pasar sebesar 41,8 persen hanya untuk produk laptop sendiri
Angka tersebut naik dari 41,2 persen di tahun sebelumnya, yang kenaikan ini didukung oleh penjualan notebook ultra thin serta laptop gaming yang mengalami pertumbuhan sepanjang 2018. Dengan angka tersebut, Asus Indonesia juga mengklaim, kembali mendominasi pasar dan menjadi brand laptop nomor satu di Indonesia.
Asus menutup tahun dengan gemilang dan memperkuat posisi sebagai brand laptop nomor satu di Indonesia. Inovasi merupakan kunci keberhasilan ASUS kali ini,” kata Jimmy Lin, Regional Director ASUS South East Asia dalam keterangan resminya, Rabu (16/1).
Lebih detilnya, pangsa pasar yang paling mendominasi adalah di segmen notebook ultra thin sebesar 23 persen. Angka tersebut menunjukkan seri ZenBook dan VivoBook mulai mendapatkan banyak perhatian di kalangan masyarakat Indonesia. Hal ini dikarenakan model laptop terbaru telah megadopsi teknologi NanoEdge Display dan ErgoLift Design.
Sedangkan dari laptop gaming, pangsa pasar yang paling tinggi datang dari produk laptop gaming berbasis kartu grafis Nvidia GTX. Melalui seri Republic of Gamers dan TUF GamingAsus berhasil meningkatkan eksistensinya dengan penguasaan pasar mencapai 60,1 persen. Di pasar laptop gaming Asus juga menjadi yang terdepan dalam hal penjualan laptop berbasis GPU Nvidia GeForce GTX 1050, GTX 1050Ti, dan GTX 1060.
Di 2019 ini, Asus masih gencar dengan inovasi yang berbeda. Salah satunya adalah memperkenalkan jajaran laptop gaming pertama di dunia yang menggunakan GPU Nvidia GeForce RTX dalam ajang CES 2019 di Amerika Serikat. Kartu grafis handal tesebut akan disematkan pada semua lini laptop ROG mulai dari ROG Strix, ROG Zephyrus, ROG G703, serta ROG Mothership.
“Meluncurnya laptop ROG berbasis GeForce RTX membuat 2019 sebagai tahun istimewa untuk para gamer. GeForce RTX menawarkan performa grafis yang sangat tinggi dan belum pernah ada di laptop gaming sebelumnya. Melalui lini produk ROG, gamer dipastikan akan mendapatkan pengalaman bermain terbaik, tidak hanya dari spesifikasi kelas atas yang dihadirkan tetapi juga dari beragam teknologi dan inovasi yang hanya ada di laptop gaming ROG,” jelasnya.
Selain itu, Asus juga memamerkan laptop profesional yaitu Asus StudioBook. Adalah mobile workstation yang ditenagai oleh prosesor Intel Xeon dan GPU Nvidia Quadro. Laptop ini dirancang khusus untuk para profesional yang membutuhkan performa komputasi serta mobilitas tinggi. Sayangnya, Asus tidak membocorkan informasi mengenai kedua perangkat tesebut kapan akan masuk ke Indonesia.


Sumber: Akurat.co