Tampilkan postingan dengan label Tekhnologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tekhnologi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 Januari 2019

Asus Resmi Luncurkan Tiga Seri Keluarga Zenbook

Region Director Asus Southeast Asia, Jimmy Lim menunjukan Zenbook terbarunya sebagai dalam acara Launching Zenbook, Kamis (17/1), di Grand Ballroom Pullman Hotel, Jakarta.
Pada kamis (17/1) lalu, Asus Indonesia secara resmi meluncurkan tiga seri Zenbook terbarunya di Grand Ballroom Pullman Hotel, Jakarta. Seri terbaru ini masih dari keluarga Zenbook dan diklaim sebagai laptop paling tipis dan ringan di dunia.
Tiga seri Zenbook yang diluncurkan yakni UX333, UX433 dan UX533 yang masing-masing memiliki ukuran layar yang berbeda yakni 13 inci sampai 15 inci. Angka ukuran layar ini juga mewakili nama dari masing-masing seri.
Region Director Asus Southeast Asia, Jimmy Lin mengungkapkan, perusahaan merancang Zenbook terbarunya dengan sangat tipis dan ringan, dan diklaim sebagai laptop terkecil di kelasnya dan membandingkannya dengan ukuran produk Apple terbaru, Macbook Air 13 inci.
Zenbook 13, 19 persen lebih kecil dari Macbook Air 13 dan juga sembilan persen lebih kecil dari kertas A4. AsusZenBook 13 memiliki berat 1.19 Kilogram, sementara MacBook Air 13 inci memiliki bobot 1,23 kilogram,” ujar Jimmy dalam acara peluncuran Zenbook, Kamis (17/1).
Lebih lanjut Jimmy mengatakan produk terbarunya ini adalah seri Zenbook yang paling kuat dan telah lulus uji militer.
Zenbook 13 dan 14 menawarkan fitur eksklusif yakni numpad screen atau tombol angkap pada touchpad laptop sebagai pengganti tombol pada keyboard. Fitur ini dapat digunakan dengan menekan tombol pada bagian kanan atas touchpad.
Asus menjelaskan hal ini dihadirkan karena ukuran laptop yang kecil, dan untuk seri Zenbook 15 tidak disematkan fitur ini karena ukurannya yang sedikit lebih besar sehingga numpad sudah tersedia pada keyboard.
PR Product Marketing Manager, Devina Larisa mengungkapkan Zenbook menjadi produk dengan numpadpada touchpad nomor satu yang dapat digunakan dalam berbagai pekerjaan.
“Fitur ini adaptive to any type and working scenarioexample calculation, mengerjakan excel, dan sebagainya. Overalldi 2019 ini Zenbook classic yang hadir adalah symbol kebanggaan kami akan desain,” ujarnya.
Ketiga seri Zenbook ini dibekali teknologi prosesor Intel Core generasi delapan dengan dukungan grafis Nvidia GeForece MX150 pada Zenbook 13 dan 14, sedangkan untuk Zenbook 15 didukung grafis Nvidia GeForce GTX 1050 Max-Q.
Kemudian untuk memory penyimpanannya, semua seri Zenbook mengunakan NVMee SSD dengan kapasitas 512GB dengan RAM hingga 16GB. Produk ini juga dilengkapi port USB 3.1, HDMI, jack audio combo, dan Card Readerserta Bluetooth 5.0.
Asus menjelaskan Zenbook akan menghadirkan performa yang tinggi, tetapi hemat daya. Pada Zenbook 13 dan 14, Asusmengklaim daya baterainya bisa bertahan hingga 14 jam, sementara pada Zenbook 15 bisa bertahan sampai 16 jam.
Asus menjelaskan Zenbook 13 dan 14 akan dipasarkan dengan harga mulai dari Rp15,29 juta hingga Rp22,99 juta. Sedangkan Zenbook 15 akan dibandrol dengan harga Rp26,99 juta.

Sumber: Akurat.co

Rabu, 16 Januari 2019

Microsoft Akan Bekerjasama Dengan Perusahaan Obat Dalam Memberi Pelayanan Berbasis Digital

Microsoft dikabarkan sudah mendatangi kontrak kerjasama dengan sebuah perusahaan obat Walgreens untuk melakukan riset dan mengembangkan metode baru dalam memberi pelayanan kesehatan berbasis digital.
Dilansir dari Reuters, Rabu (16/1), dalam kontrak kerjasama selama tujuh tahun ini Microsoft dan Walgreens fokus memberikan konektivitas secara virtual pada layanan kesehatan. Mulai dari pencegahan sampai memberikan pengobatan terhadap penyakit kronis.
Pengembangan layanan kesehatan digital ini dilakukan untuk mempermudah proses administrasi di rumah sakit dan mengurangi anggaran biaya yang dikeluarkan untuk layanan kesehatan.
Microsoft akan menjadi penyedia jaringan komputer dan meluncurkan 365 software untuk karyawan dan toko Walgreens secara global. Walgreens menerangkan akan segera menguji coba layanan digital ini di 12 tokonya pada 2019.
Sebelumnya, pengembangan layanan kesehatan juga dilakukan oleh Amazon. Perusahaan daring terbesar di dunia itu membentuk divisi yang akan bernegosiasi dengan perusahaan obat dan penyedia layanan kesehatan serta menggunakan database mereka agar memberikan layanan yang lebih baik.

Sumber: Akurat.co

CES 2019 Juga Pamerkan Robot-robot Canggih Yang Bisa Menjadi Teman Manusia


Di era yang sudah modern ini, terutama pada negara-negara yang perkembangan teknologinya sudah melaju dengan sangat pesat, robot merupakan salah satu mesin pribadi yang dapat mengikuti manusia berkeliling serta melakukan beberapa tugas penting. Nah, dilansir dari laman Android Authority, berikut ini purwarupa dari beberapa robot paling keren yang dapat Anda lihat di CES 2019.

Samsung


Samsung mengejutkan banyak orang ketika mengakhiri konferensi persnya dengan robot pada pameran CES. Robot tersebut bernama Samsung Bot Care yang meluncur ke atas panggung dan mengukur detak jantung dan tekanan darah pemiliknua. Samsung Bot Care merupakan satu dari tiga robot yang diumumkan oleh Samsung.

Samsung Bot Care bertujuan untuk menawarkan kehidupan yang lebih sehat dan lebih nyaman ketika Anda tidur. Robot ini dapat mengidentifikasi pola dan gangguan tidur. Saat Anda bangun, Robot akan memberi Anda pengarahan pagi tentang cuaca dan mengingatkan Anda untuk minum obat. Hebat bukan?
UB Tech
Ada beberapa penawaran UBTech pada pameran CES 2019. Yang pertama adalah robot Cruzr, robot layanan yang sebagian besar ditargetkan ke ruang ritel. Di area demonstrasi UBTech, Cruzr menyambut Anda di pintu dan menarik informasi tentang produk-produk di toko melalui antarmuka layar sentuh.
Cruzr adalah robot yang tampak ramah dan besar yang membuat pelanggan merasa nyaman. Robit ini tampak lucu seperti anak anjing robot. Dan diperkirakan robot ini akan laku keras setelah peluncurannya hari itu.
Walker
Sesuai namanya, Walker adalah robot keluaran dari UBTech yang mampu berjalan bebas yang dapat menavigasi di sekitar rumah, mengambil barang, membuka pintu, dan memberikan hiburan melalui speaker onboard-nya. Dalam demo, robot berjalan di sekitar apartemen, menggantung tas, mengambil soda dan kaleng keripik, memainkan musik, dan bahkan menari.
Walker memiliki bentuk tubuh yang besar dan bisa membantu kegiatan manusia. Namun diperkirakan harga dari robot walker akan sangat fantastis mengingat fungsi dan ukuran dari robot ini sangat besar. Namun, pihak dari UB tech meyakinkan, harga tidak terlalu mahal jika permintaan teknologi ini meningkat.
Temi
Temi adalah versi yang lebih ramping dari bot asisten pribadi. Sensor Temi mengunci Anda dan mengikuti Anda di rumah sesuai kebutuhan. Robot ini akan menyambut Anda di pintu. Saat ini Temi menggunakan antarmuka khusus untuk kontrol sentuh dan dapat memutar musik dan audio lainnya. Temi juga dapat menerima panggilan video dan membawa layar kepada Anda.
Anda dapat mengontrol Temi dari jarak jauh menggunakan iOS atau Android App, mengubahnya menjadi sistem keamanan. Telepresence semacam itu dapat berubah menjadi cara baru untuk berinteraksi dengan keluarga Anda saat berada di CES misalnya. Temi berharga dijual dengan 1.499 dollar atau setara dengan 20 jutaan.
Misty II
Ada yang menarik pada pameran CES kali ini. Dia adalah Misty II. Robot mini ini adalah robot kecil yang menggemaskan yang memiliki tinggi sekitar 18 inci dan penuh dengan sensor dan modul untuk memperluas kemampuannya. Misty II sedang dibangun oleh Misty Robot ics, sebuah perusahaan yang didirikan oleh Ian Bernstein, sebelumnya dengan Sphero robot bola kecil ketenaran BB-8.

Sumber: Akurat.co