Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Google. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2019

Semakin Banyak Fitur, Google Maps Juga Hadirkan Formulir Keluhan

Fitur 'follow' aplikasi Google Maps
Google Maps adalah salah satu aplikasi penunjuk arah yang paling banyak digunakan pada saat ini, hal ini disebabkan oleh produk-produk smartphone terbaru, yang hampir rata-rata sudah terinstal aplikasi ini.
Selain dapat digunakan sebagai penunjuk arah atau navigasi, aplikasi Google Maps juga bisa menunjukkan informasi tentang bisnis seperti lokasi, jam operasional, jenis bisnis, kontak, dan sebagainya. Namun, terkadang informasi yang ditampilkan keliru atau salah.
Dilansir dari Ubergizmo, Jumat (1/3), inilah alasan mengapa Google meluncurkan formulir keluhan tentang kemungkinan info bisnis yang salah atau bahkan palsu di Google Maps. Pengguna bisa melontarkan keluhannya terkait penemuan informasi yang dianggap keliru untuk ditindaklanjuti Google.
"Jika Anda menemukan informasi yang menyesatkan atau kegiatan penipuan di Google Maps terkait dengan nama, nomor telepon, atau URL bisnis, Anda dapat menggunakan formulir ini untuk mengirimkan keluhan," kata Google.
Terkait layanan barunya ini, Google menekankan bahwa meskipun formulir dapat diisi dan dikirim oleh siapa pun, tidak langsung jaminan keluhan pengguna akan ditanggapi. Google perlu melakukan pengecekan sendiri untuk memastikan bahwa keluhannya valid, mencegah pihak tertentu melakukan sabotase terhadap bisnis orang lain melalui cara seperti ini.
Layanan terbaru yang dihadirkan Google Maps ini menambah fungsi dasar platform itu sendiri, dari hanya sekadar digunakan sebagai alat navigasi menjadi platform sumber informasi tentang banyak hal.
November tahun lalu, Google Maps menghadirkan dukungan penggunaan tagar yang bertujuan untuk memudahkan pengguna dalam memperoleh hasil pencarian yang lebih relevan.

Sumber: Akurat.co

Selasa, 12 Februari 2019

Google Kembangkan Prosessor Buatan Sendiri Yang Diberi Nama "GChip"

Kantor pusat Google
Belakangan ini banyak produsen-produsen dari produk smartphone yang sangat bergantung pada perusahaan seperti Qualcomm untuk sebuah chipset yang digunakan di gawai mereka. Namun ada beberapa yang mulai lebih mandiri, seperti Samsung yang memiliki chipset Exynos sendiri, dan Huawei dengan prosesor Kirin mereka.
Dilansir dari Ubergizmo, Rabu (13/2) Google juga dikabarkan tertarik untuk mengembangkan chipset mereka sendiri. Selama beberapa tahun terakhir, rumor tentang Google yang bekerja untuk mengembangkan chipset mereka sendiri memang sudah terdengar. Merekrut tenaga ahli dari Apple jadi salah satu langkah perusahaan.
Sekarang, sebuah laporan terbaru menyebut bahwa Google akan memperluas upaya mereka dalam mengembangkan chipset besutannya sendiri yang berjuluk "GChip" dengan mempekerjakan tenaga ahli baru dari India.
Google sendiri belum mau mengomentari perekrutan terbarunya itu. Banyak pihak yang mengatakan bahwa langkah perusahaan tersebut bukanlah sesuatu hal mengejutkan, mengingat sebagian besar pembuat chipset memang berasal dari negara itu.
Google sebelumnya telah merancang chip server komputer untuk pusat datanya, serta chip pemrosesan gambar untuk smartphone besutan mereka sendiri, Pixel. Jadi, menjadi hal yang logis bahwa Google juga berhasrat mengembangkan prosesor sendiri untuk mentenagai smartphone-nya sehingga tak perlu lagi bergantung pada pihak ketiga.

Sumber: Akurat.co

Senin, 21 Januari 2019

Google Duo Hadirkan Fitur Baru Spesial Valentine

Google Duo | SlashGear
Aplikasi dari Google, yaitu Google Duo akan melakukan pembaruan pada perangkat Android dan menghadirkan fitur baru spesial valentine dalam panggilan videonya.
Dilansir dari Phonearena, Senin (21/1), Google Duo terbaru versi 46 akan memiliki fitur efek video khusus bertema valentine. Fitur ini dapat digunakan penggunanya dengan memilih efek secara langsung ketika melakukan panggilan video.
Pembaruan aplikasi panggilan video ini juga menawarkan fitur baru lain yakni berbagi rekaman video ataupun suara tanpa harus melakukan panggilan kepada pengguna lain di daftar kontaknya.
Google mengklaim hal ini dapat memberikan kesan romantis bagi penggunanya walaupun tidak bisa bersama-sama pada perayaan valentine.
Lebih lanjut dalam versi terbaru, Google Duo memungkinkan penggunanya untuk memilih dan memfilter daftar kontaknya ke daftar terfavorit. Namun, menurut laporan Andoridpolice, kontak yang belum pernah berkomunikasi atau melakukan panggilan dengan pengguna tidak akan bisa dimasukan kedalam daftar terfavorit.
Google belum mengumumkan secara jelas kapan pembaruan ke versi 45 ini akan diluncurkan, namun dari kabar terbaru yang beredar pembaruan ini akan segera tersedia menjelang hari valentinedan tidak hanya untuk perangkat Android.

Minggu, 20 Januari 2019

Google Luncurkan Fitur Baru Pada Aplikasi Google Maps

Kirim pesan kini bisa lewat Google Maps | GOOGLE
Google telah meluncurkan fitur terbaru pada aplikasi navigasinya, Google Maps, berupa deteksi kemacetan serta batas kecepatan untuk para penggunanya secara global.
Dilansir dari Androidpolice, Minggu (20/1), fitur baru ini memungkinkan para pengendara yang mengandalkan Google Maps untuk menggunakan petunjuk arahnya serta melihat batas kecepatan pada jalur-jalur yang akan dilintasinya. Google Maps juga mampu memberi tahu titik-titik kemacetan.
Khusus pada fitur deteksi kemacetan, Google menambahkan audio yang akan mengingatkan pengendara ketika sudah mendekati jalur macet tersebut.
Pengguna akan dengan mudah melihat fitur batas kecepatan di bagian kanan bawah. Sementara, untuk deteksi kemacetan akan berada pada tampilan jalur yang akan dilewati berbentuk ikon kamera. Sebelumnya, fitur deteksi kemacetan hanya terlihat pada tampilan peta.
Google menguji fitur ini di beberapa wilayah di Brazil sebelum akhirnya rilis secara global untuk perangkat iOS dan juga Android.
Pembaruan fitur yang dilakukan Google diklaim berhasil mengejar ketertinggalan Google Maps dari aplikasi lain seperti Waze dan Garmin yang telah lebih dulu menampilkan informasi detail untuk para pengendara.

Sumber: Akurat.co