Tampilkan postingan dengan label Vivo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Vivo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Maret 2019

Ponsel Gaming Dari Vivo? Spesifikasinya Gahar, Sob!

Dua varian smartphone iQoo | GSMARENA
Saat ini, banyak juga produsen-produsen smartphone mengeluarkan produk ponsel yang bertema ponsel gaming, salah satunya adalah Vivo.
Inilah smartphone premium pertama dari IQoosub-brand milik Vivo. Ia menyandang slogan 'Monster Inside' karena spesifikasinya yang tinggi. Bukan hanya sekedar ponsel premium, smartphone ini juga diperuntukkan untuk para gamer.
Dilansir dari GSM Arena, Minggu (3/3) IQoo, ditenagai dengan prosesor Snapdragon 855 dengan RAM 12GB dan memori internal 256GB.
Secara desain, ia mengusung layang AMOLED 6,41 inci dengan model waterdrop notch. Didalam layarnya memiliki pemindai sidik jari untuk faktor keamanandan bodi belakangnya memiliki warna gradasi dua varian, oranye-hitam (Lava Orangr) dan biru-hitam (Electric Blue).
IQoo memiliki dukungan pengisian cepat 44W. IQoo mengklaim teknologi ini dapat mengisi daya 50 persen dari baterai 4.000 mAh dalam 15 menit, 85 persen dalam setengah jam dan pengisian penuh akan dilakukan dalam 45 menit.
Karena ponsel ini ditujukan untuk gamer mobile, ia memiliki teknologi pendingin yang dinamakan 'super liquid cooling'Selain itu terdapat fitur pendukung kinerja sang monster seperti AI Turbo, Center Turbo, Net Turbo, Cooling Turbo, dan Game Turbo, yang disatukan dalam satu layanan bernama Multi-Turbo. Mereka akan meningkatkan kinerja aplikasi hingga 30 persenframe rate dengan lebih dari 70 persen, dan peralihan otomatis antara Wi-Fi dan jaringan 4G saat bermain game.
Selain itu, IQoo juga dilengkapi dengan tiga kamera belakang diantaranya 13 MP lensa wide angle + 12 MP lensa utama + 2MP lensa potrait. Kamera ini didukung dengan sensor Sony IMX263.
Harga untuk VIVO iQOO di Electric Blue atau Lava Orange dibanderol mulai dari versi RAM 6GB + ROM 128GB 2.998 Yuan atau Rp6,3 juta. 
-versi RAM 8GB + ROM 128GB seharga 3.298 Yuan atau Rp6,9 juta. 
-versi RAM 8GB + ROM 256GB harga 3.598 Yuan atau Rp7,6 juta.
- versi RAM 12GB + ROM 256GB harga 4.298 Yuan atau Rp9 juta.

Sumber: Akurat.co

Selasa, 12 Februari 2019

V-Series Dari Vivo Hadir Dengan Fitur Pop Up Camera Pertama Di Indonesia

Ilustrasi Vivo V15
Untuk sebagian para pengguna smartphone, fitur pada kamera adalah satu hal yang harus dipertimbangkan jika ingin membeli produk tersebut.
Melalui official account di Facebook dan Instagram, VIVO mengkonfimasi bahwa smartphone V15 akan diperkenalkan sebagai V-Series pertama di Indonesia yang mengusung teknologi Pop-Up Camera.
“Kami akan memperkenalkan Vivo V15 sebagai V-Series pertama VIVO di Indonesia yang mengusung teknologi Pop-Up Camera beresolusi 32MP. Keinginan dan antusiasme dari kosumen setia VIVO mengenai teknologi elevating camera yang ditunggu-tunggu hadir di Indonesia,” ujar Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation PT VIVO Mobile Indonesia dalam keterangan resmi. 
Desain Vivo V15 tampil minimalis dengan layar penuh tanpa notch. Selain itu, terlihat perbedaan yang cukup signifikan pada penempatan Pop-Up Camera. Jika sebelumnya Pop-Up Camera pada APEX dan NEX terdapat di sisi kiri, desain smartphone V15 menempatkan motor penggerak Pop-Up Camera pada sisi kanan. 
Selain pada penempatan, resolusi 32MP yang diusung pada VIVO V15 lebih tinggi jika dibandingkan dengan seri VIVONEX dan purwarupa APEX sebelumnya yang sama-sama hadir dengan resolusi Pop-Up Camera 8MP.
Konsep Pop-Up Camera hadir seiring dengan kebutuhan akan layar smartphone yang semakin bezel-less, namun tetap menyajikan desain yang ergonomis bagi pengguna. 
VIVO pun mengeksplorasi kemungkinan untuk mengubah posisi hardwarekamera yang biasa ditempatkan pada bagian atas layar agar desain akhir smartphone dapat tampil dengan layar penuh.
Sejalan dengan sambutan positif yang didapatkan, fitur Pop-Up Camerapun ikut diprediksi sebagai salah satu tren smartphone global pada tahun 2019.

Sumber: Akurat.co

Minggu, 03 Februari 2019

Tren Smartphone 2019? Ini Prediksi Dari Vivo

Vivo memperkenalkan konsep smartphone baru APEX 2019 di Beijing, Cina, pada Kamis (24/1)
Beberapa orang berpendapat, bahwa Smartphone saat ini telah menjadi pendamping digital bagi penggunanya untuk terhubung ke dunia dan mengekspresikan diri melalui kata-kata, gambar, dan video. Vivo pun memprediksi beberapa tren yang akan ramai di industri smartphone pada tahun 2019 ini.
Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia menyatakan, dalam perjalanannya, rangkaian teknologi Vivo mulai dari kamera hingga pengembangan kecerdasan buatan adalah untuk memberikan inovasi terbaik yang dapat menjawab kebutuhan konsumen yang modern dan dinamis serta membutuhkan segala sesuatu dengan lebih mudah dan cepat. 
Beberapa tahun terakhir menjadi momentum yang sangat menarik di industri smartphone global. Berbagai konsep smartphone futuristik yang hanya menjadi agenda sebelumnya, berhasil diwujudkan dan telah menjadi bagian dari gaya hidup konsumen di seluruh dunia. Bagi vivo, mengembangkan teknologi dan merancang handset yang sesuai dengan kehidupan konsumen menjadi sangat esensial.
Saat ini konsumen berharap smartphone bisa menjadi perangkat yang tidak hanya membantu menyelesaikan tugas sehari-hari, namun juga bertindak sebagai pelengkap gaya hidup. Untuk dapat memenuhi ekspektasi tersebut, para produsen smartphone berlomba untuk meningkatkan teknologi dan desain pada smartphone.
Pada tahun 2019, diharapkan lebih banyak pencapaian serta inovasi yang akan dihadirkan untuk mencapai layar bezel-less dan bebas notch. Inovasi ini pun diprediksi dapat tersedia dalam varian produk di luar seri premium.
Selain mewujudkan desain bezel-less, produsen smartphone juga berupaya mendorong batas mobile photography untuk menghasilkan foto yang berkualitas kepada konsumen. Pada tahun 2018, vivo telah memperkenalkan smartphone dengan resolusi kamera depan mulai dari 8MP hingga 24MP. 
Aktivitas selfie yang masih menjadi bagian penting dari budaya konsumen muda saat ini, diharapkan bisa memacu produsen smartphone untuk menyediakan kamera depan dengan resolusi dan kualitas gambar yang lebih tinggi Pada tahun 2018, fitur-fitur berbasis Artificial Intelligence (AI) hadir pada rangkaian smartphone high-end. 
Tahun ini, vivo memprediksikan bahwa teknologi AI tidak akan lagi terbatas pada smartphone high-end, namun juga menjadi fitur yang lebih mudah diakses oleh berbagai varian konsumen. Vivo juga dapat berharap untuk melihat lebih banyak pengembangan fitur AI hadir di industri smartphone global.
Kamera AI akan semakin kompleks dengan fitur-fitur yang secara lebih halus meningkatkan kualitas foto baik pada kamera depan, maupun kamera belakang. Sebagai contoh, vivo telah meluncurkan mode AI Face Beauty yang secara halus dapat meningkatkan fitur wajah dengan menggunakan pemodelan 3D. 
Vivo mengubah warna dan font lamanya menjadi lebih. GSMARENA
Fitur ini pun dapat secara otomatis menyesuaikan perilaku foto pengguna, serta otomatis mengatur tingkat modifikasi agar tetap natural.
Teknologi AI juga mendukung pengguna mengambil foto profesional dalam berbagai situasi. Dalam kondisi pencahayaan minim, hasil
Pada tahun lalu, industri smartphone telah diramaikan dengan kejutan inovasi. Vivo berharap tahun 2019 ini, teknologi-teknologi canggih seperti Elevating Front Camera, dan pengembangan desain, serta kamera sebagai “jendela” dari Artificial Intelligence akan menjadi tren mainstream yang dapat diakses semua lapisan konsumen dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Sumber: Akurat.co