Tampilkan postingan dengan label Apple. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Apple. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Februari 2019

Apple Maps Tampil Beda Dengan Aplikasi Maps Lain, Diantaranya Pemetaan Dalam Ruangan

Salah satu aplikasi yang sering digunakan saat berpergian ialah maps, banyak dari pengguna smartphone mengunduhnya untuk menentukan rute perjalanan yang akan dilalui.
Ada banyak aplikasi di luar sana untuk kita dapat menentukan rute perjalanan, seperti WazeGoogle Maps, Apple Maps, dan sebagainya. Namun terkadang ada beberapa bangunan yang begitu luas dan asing sehingga Anda bisa tersesat di dalamnya, yang mana pemetaan dalam ruangan memainkan peran besar.
Aplikasi seperti Apple Maps sudah menawarkan pemetaan dalam ruangan untuk beberapa tempat, dan kabar baiknya adalah, tampaknya fitur pemetaan dalam ruangan sedang dikembangkan. 
Dalam laporan dari MacRumors, tampaknya Apple telah memperbarui Apple Maps di mana mereka telah menambahkan banyak peta dalam ruangan untuk mal dan bandara di seluruh Amerika Serikat dan juga Australia.
Tentu saja tidak setiap mal atau bandara akan dipetakan, tetapi jumlah lokasi tersebut meningkat yang merupakan kabar baik bagi pengguna. Sayangnya mungkin butuh beberapa saat sebelum seluruh dunia dapat benar-benar menuai manfaat dari pemetaan dalam ruangan.
Selain pemetaan dalam ruangan, pembaruan ke Apple Maps juga menambahkan arah transit. Perhatikan bahwa perubahan ini dilakukan di sisi server yang berarti tidak diperlukan tindakan pengguna.

Sumber: Akurat.co

Selasa, 05 Februari 2019

Tampilan 5G Pada iOS Terbaru Apple Ternyata Tidak Menambah Kecepatan Internet

Tampilan iPhone dengan ikon data internet AT&T 5G E | Slashgear
Apple saat ini telah resmi meluncurkan pembaruan iOS 12.2 versi beta dengan menghadirkan tampilan baru, yakni ikon data internet bertuliskan 5G E dari AT&T dan fitur animasi tambahan pada stiker Anomaji.
Melansir Slashgear, Selasa (5/2), beberapa pengguna iPhone yang telah melakukan pembaruan iOS akan melihat tampilan ikon baru pada perangkatnya. Ikon data internet pada layar tersebut akan bertuliskan 5G E yang merupakan singkatan jaringan 5G Evolution.
Ikon baru pada perangkat iPhone tersebut seakan menunjukan bahwa perangkatnya sudah mendukung jaringan 5G. Namun, hal tersebut hanyalah pembaruan tampilan yang dilakukan oleh AT&T dengan maksud mengubah citra jaringan 4G-nya.
“5G Evolution adalah langkah pertama kami menuju 5G. Peningkatan yang kami lakukan saat ini sudah memungkinkan kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan LTE yang sudah ada,” ujar AT&T
Pihak AT&T mengungkapkan saat ini belum ada iPhone yang dirilis dengan dukungan jaringan 5G dan tampilan ikon 5G Evolution tersebut tidak terlalu berarti ataupun mengubah kecepatan data iPhone.
“Pada kenyataannya, ikon 5G E tidak mengubah kecepatan data yang dapat diterima iPhone saat ini,” jelas AT&T.
Selain perubahan pada ikon data internet, pembaruan iOS 12.2 versi beta ini juga menghadirkan beberapa karakter baru dan juga animasi khusus pada stiker Anomaji. Stiker Anomaji meniru gerakan wajah penggunanya dari kameran, dan pada pembaruan ini memungkinkan karakter memamerkan gigi jika penggunanya tersenyum.

Sumber: Akurat.co

Apple Disarankan Akuisisi Netflix Di Bidang Platform Streaming Video

Apple akan menghapus layanan cetak fotonya
Saat ini Apple diketahui sedang melakukan pengembangkan pada platform streaming video mereka sendiri. Namun, menjadi yang menjadi tugas beratnya adalah perusahaan tersebut belum memiliki pengalaman di bidang itu sendiri.
Melansir Ubergizmo, Rabu (6/2) hal tersebut membuat beberapa analis menyarankan Apple untuk mencari bantuan, salah satunya dalam bentuk mengakuisisi perusahaan yang sudah akrab dengan cara kerja platform streaming video, seperti Netflix misalnya.
“Kami pikir Netflix adalah strategi terbaik yang cocok untuk posisi terdepan di tingkat keterlibatan serta konten asli. Kami percaya ada nilai untuk mendapatkan pemain paling sukses di ruang ini, yang sulit untuk ditiru dengan pemain yang lebih kecil di pasar ini," kata Samik Chatterjee, seorang analis dari JPMorgan.
Ini bukan pertama kalinya Apple disarankan untuk mengakuisisi Netflix. Tahun lalu, banyak analis yang menyarankan hal serupa untuk perusahaan. Bahkan pada 2016 lalu, sempat ada pembicaraan antara Apple dengan Disney untuk mengembangkan platform streaming video. Namun, tidak ada kelanjutannya hingga saat ini.
Sebelumnya bahkan Apple dikabarkan tertarik untuk memiliki platform streaming video khusus gim. Sebuah laporan menyebut bahwa Apple sedang dalam diskusi dengan pengembang gim untuk mewujudkan rencana itu. Hingga saat ini, Apple sendiri belum mengiyakan atau membantah kabar tersebut.

Sumber: Akurat.co

Senin, 21 Januari 2019

Apple Diam-diam Kembali Menjual Produk IPhone SE

Perangkat iPhone SE | APPLE.COM
Beberapa dari Kalian mungkin ada yang ingat bahwa Apple menghentikan produk IPhone terakhirnya dengan jack headphone setelah acara peluncuran IPhone baru pada tahun lalu. Hal ini juga menghentikan IPhone X asli selain IPhone SE dan IPhone 6S. Semua model juga dihapus dari situs web resmi perusahaan. Namun, tampaknya Apple secara diam-diam mulai menjual IPhone SE sekali lagi.
Dilansir dari laman Ubergizmo.com, Apple menjual IPhone SE dengan penyimpanan 32GB dan 128GB seharga Rp4,9 juta dan Rp6,4 juta sebelum menghentikan handset akhir tahun lalu. 
Perusahaan ini awalnya meluncurkan IPhone SE kembali pada bulan Maret 2016. Dan produk ini cukup diterima dengan baik oleh mereka yang tidak suka memiliki ponsel berukuran besar dengan tampilan besar. Tentu hal ini menarik bagian pasar tertentu dan Apple memang menjual beberapa unit.
Mengingat bahwa Apple telah secara diam-diam mendaftarkan IPhone SE untuk dijual sekali lagi tetapi melalui bagian izin toko online-nya, kemungkinan perusahaan hanya membuang persediaan yang ada di penyimpanan. 
Apa pun alasannya, jika Anda bermaksud membeli IPhone berukuran cukup dengan jack headphone dan harga yang menarik, inilah saatnya Anda beralih pada IPhone SE lagi.

Kamis, 17 Januari 2019

Apple Ajak Pengguna IPhone XS untuk Beralih Ke IPhone XR

Wakil Presiden Senior Pemasaran Produk Apple Seluruh Dunia, Philip W. Schiller berbicara tentang Apple iPhone XR baru pada acara peluncuran produk Apple Inc di Steve Jobs Theater di Cupertino, California, AS, 12 September 2018. | REUTERS
IPhone XS dan XS Max terlalu mahal untuk sebagian orang, dan Apple nampaknya mengerti akan hal tersebut. Dari alasan tersebut itulah kenapa IPhone XR dihadirkan di tengah-tengah dua varian tersebut. Apple bahkan dikabarkan mengirim email ke penggunanya untuk mengajak beralih ke XR.
Dilansir dari MacRumors, Kamis (17/1), Apple melakukan cara tersebut untuk mengingatkan pengguna bahwa ada varian IPhone baru yang harganya lebih terjangkau. IPhone XS sendiri dibanderol mulai dari Rp14 jutaan, sementara XRmemang sedikit lebih murah dengan Rp10 jutaan.
Varian perangkat yang lebih murah tentu saja berdampak pada beberapa kinerja atau fitur yang dikompromi. Misal, IPhone XR masih menggunakan LCD bukan OLED seperti pada varian XS dan XS Max. Selain itu sistem kamera yang digunakan tunggal bukan ganda dan lainnya.
Menurut laporan, email-email yang dikirim tersebut dikustomisasi. Jadi, pengguna satu dengan pengguna lainnya mendapat isi email berbeda tergantung pada model IPhone apa yang mereka gunakan dan berdasarkan ID Apple yang didaftarkan.
Beberapa analisis sebelumnya telah menyarankan Apple untuk memangkas harga, terutama pada varian IPhone XR jika perusahaan ingin meningkatkan unit penjualannya.

Sumber: Akurat.co