Selasa, 05 Februari 2019

Apple Disarankan Akuisisi Netflix Di Bidang Platform Streaming Video

Apple akan menghapus layanan cetak fotonya
Saat ini Apple diketahui sedang melakukan pengembangkan pada platform streaming video mereka sendiri. Namun, menjadi yang menjadi tugas beratnya adalah perusahaan tersebut belum memiliki pengalaman di bidang itu sendiri.
Melansir Ubergizmo, Rabu (6/2) hal tersebut membuat beberapa analis menyarankan Apple untuk mencari bantuan, salah satunya dalam bentuk mengakuisisi perusahaan yang sudah akrab dengan cara kerja platform streaming video, seperti Netflix misalnya.
“Kami pikir Netflix adalah strategi terbaik yang cocok untuk posisi terdepan di tingkat keterlibatan serta konten asli. Kami percaya ada nilai untuk mendapatkan pemain paling sukses di ruang ini, yang sulit untuk ditiru dengan pemain yang lebih kecil di pasar ini," kata Samik Chatterjee, seorang analis dari JPMorgan.
Ini bukan pertama kalinya Apple disarankan untuk mengakuisisi Netflix. Tahun lalu, banyak analis yang menyarankan hal serupa untuk perusahaan. Bahkan pada 2016 lalu, sempat ada pembicaraan antara Apple dengan Disney untuk mengembangkan platform streaming video. Namun, tidak ada kelanjutannya hingga saat ini.
Sebelumnya bahkan Apple dikabarkan tertarik untuk memiliki platform streaming video khusus gim. Sebuah laporan menyebut bahwa Apple sedang dalam diskusi dengan pengembang gim untuk mewujudkan rencana itu. Hingga saat ini, Apple sendiri belum mengiyakan atau membantah kabar tersebut.

Sumber: Akurat.co

Hybrid Cloud Hadir Untuk Jadi Solusi Tantangan Platform Digital Masa Depan

Hybrid Cloud
Seiring perkembangan platform digital dengan sangat cepat, makin luas dan kompleks, akan banyak berbagai macam tantangan di masa depan. Kebangkitan platform digital telah mendisrupsi tatanan kehidupan dengan mengkonfigurasi ulang penciptaan sumber daya baru dengan skala yang lebih efisien, serta berbasis data untuk membentuk lingkaran umpan balik dalam komunitas.
Model bisnis dari platform digital yang menggunakan teknologi untuk menghubungkan orang, organisasi, dan sumber daya dalam ekosistem interaktif, di mana jumlah nilai yang luar biasa dapat dibuat dan dipertukarkan. Teknologi inti yang digunakan platform digital juga makin meluas seperti mobile, QR code, biometrik, hingga digital workplace dan intelligence data analytics.
Kondisi tersebut memicu tantangan di masa depan dalam hal kompleksitas jaringan, inovasi bisnis, pengelolaan konektivitas secara efisien, hingga cyber security. Karena itu, dibutuhkan solusi terdepan guna menjawab tantangan masa depan seiring dinamika bisnis yang menuntut kecepatan, kelincahan, dan efisiensi.
“Infrastruktur utama dari platform digital terletak dalam teknologi cloud. Dewasa ini banyak korporasi mengadopsi teknologi cloud baru yakni SD-WAN (hybrid cloud) yang menawarkan fleksibilitas, latensi lebih unggul, dan lebih aman,” ujar Agus F. Abdillah, Chief of Product & Service Officer Telkomtelstra saat menjadi pembicara dalam forum Future Commerce Indonesia 2019 Cloud Computing and Content Marketing di Jakarta kemarin.
Agus menjelaskan hybrid cloud dapat menjawab tantangan masa depan terkait business intelligence analytics yang didukung dengan keamanan data. Di sektor retail misalnya, tantangan masa depan dapat berupa membangun advanced big data analytics serta bagaimana mengamankan data di data center lokal yang mampu digabungkan dengan data lain secara global.
Di sisi lain, sektor retail juga menghadapi tantangan masa depan yakni pemanfaatan jumlah pelanggan yang menggunakan telpon seluler untuk berinteraksi dengan mereka serta mengintegrasikan dengan automated customer service.
Solusi tantangan masa depan di sector retailantara lain modernisasi data gudang dengan advanced big data analytics serta analisis instan terhadap sentimen sosial dan umpan balik pelanggan. Kemudian, mengamankan hasil business intelligence analytics yang sensitivedi data center lokal.
Telkomtelstra menawarkan solusi pengelolaan cloud menjadi satu sistem terintegrasi dengan nama hybrid cloud system. Bekerjasama dengan Microsoft, sistem hybrid cloud ini memungkinkan data yang diklasifikasi strategis dan sensitif tetap tersimpan di data center Telkomtelstra di Indonesia, namun bisa diakses dengan Microsoft Azure publik secara global. 
Telkomtelstra menghubungkan Microsoft Azure dengan private connection sehingga keamanan datanya lebih terjamin. Alex Budiyanto, Ketua Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI), dalam kesempatan yang sama menjelaskan di masa depan, peran data akan menjadi sentral dan fundamental. Bukan hanya bagi platform digital, data akan menjadi aset terbesar bagi industri dan bangsa ini. Dan seluruh data tersebut akan terhubung dengan cloud computing.
“Kami ingin mengkampanyekan bahwa cloud computing merupakan sentral dari revolusi industri 4.0 karena jika kita melihat perkembangan teknologi dalam revolusi industri 4.0, semua akan terhubung dengan cloud computing,” ujarnya.
Menurut dia, Internet of Things (IoT) akan mengirimkan data ke cloudartificial intelligencedan big data analytics merupakan jasa yang terhubung dengan cloud.
“Ini merupakan kampanye penting karena jika kita berbicara industri 4.0 kita akan bicara cloud computing karena cloud merupakan aspek fundamental dalam perjalanan revolusi industri 4.0,” ucapnya.

Sumber: Akurat.co

Minggu, 03 Februari 2019

Smartphone Murah Nokia 2 V Tiba Di Verizon

Nokia 2 V Tiba Di Verizon dijual dengan Harga 1 jutaan | UBERGIZMO
HMD Global telah mengkonfirmasi, bahwa beberapa hari yang lalu mereka akan menjual perangkatnya melalui operator di Amerika Serikat. Nokia telah menandatangani perjanjian dengan Verizon untuk tujuan perangkat selular baru. Namanya adalah Nokia 2 V.
Dilansir dari laman Ubergizmo, belum ada handset bermerek Nokia yang tersedia di Verizon sejak 'kematian' smartphone Lumia yang ditenagai oleh Windows Phone. Merek ikonik ini kembali ke Big Red, tetapi di bawah manajemen baru dan menjalankan platform yang sama sekali berbeda. Nokia 2 V adalah perangkat Android.
Ponsel ini bisa dikatakan perangkat kelas bawah dengan label harga yang terjangkau. Nokia 2 V menampilkan layar 720p 5,5 inci, prosesor Snapdragon 425 dengan RAM 1GB dan penyimpanan 8GB.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan kamera belakang 8 megapiksel dan kamera depan 5 megapiksel dengan baterai 4.000 mAh. Mengingat spesifikasinya yang rendah, perangkat ini adalah bagian dari program Android Go.
Verizon sekarang mendaftarkan perangkat ini di situs webnya dan harga ponsel ini mulai dijual dengan harga 70 dolar atau setara dengan Rp1 Jutaan. Anda berminat?

Tren Smartphone 2019? Ini Prediksi Dari Vivo

Vivo memperkenalkan konsep smartphone baru APEX 2019 di Beijing, Cina, pada Kamis (24/1)
Beberapa orang berpendapat, bahwa Smartphone saat ini telah menjadi pendamping digital bagi penggunanya untuk terhubung ke dunia dan mengekspresikan diri melalui kata-kata, gambar, dan video. Vivo pun memprediksi beberapa tren yang akan ramai di industri smartphone pada tahun 2019 ini.
Edy Kusuma, General Manager for Brand and Activation Vivo Indonesia menyatakan, dalam perjalanannya, rangkaian teknologi Vivo mulai dari kamera hingga pengembangan kecerdasan buatan adalah untuk memberikan inovasi terbaik yang dapat menjawab kebutuhan konsumen yang modern dan dinamis serta membutuhkan segala sesuatu dengan lebih mudah dan cepat. 
Beberapa tahun terakhir menjadi momentum yang sangat menarik di industri smartphone global. Berbagai konsep smartphone futuristik yang hanya menjadi agenda sebelumnya, berhasil diwujudkan dan telah menjadi bagian dari gaya hidup konsumen di seluruh dunia. Bagi vivo, mengembangkan teknologi dan merancang handset yang sesuai dengan kehidupan konsumen menjadi sangat esensial.
Saat ini konsumen berharap smartphone bisa menjadi perangkat yang tidak hanya membantu menyelesaikan tugas sehari-hari, namun juga bertindak sebagai pelengkap gaya hidup. Untuk dapat memenuhi ekspektasi tersebut, para produsen smartphone berlomba untuk meningkatkan teknologi dan desain pada smartphone.
Pada tahun 2019, diharapkan lebih banyak pencapaian serta inovasi yang akan dihadirkan untuk mencapai layar bezel-less dan bebas notch. Inovasi ini pun diprediksi dapat tersedia dalam varian produk di luar seri premium.
Selain mewujudkan desain bezel-less, produsen smartphone juga berupaya mendorong batas mobile photography untuk menghasilkan foto yang berkualitas kepada konsumen. Pada tahun 2018, vivo telah memperkenalkan smartphone dengan resolusi kamera depan mulai dari 8MP hingga 24MP. 
Aktivitas selfie yang masih menjadi bagian penting dari budaya konsumen muda saat ini, diharapkan bisa memacu produsen smartphone untuk menyediakan kamera depan dengan resolusi dan kualitas gambar yang lebih tinggi Pada tahun 2018, fitur-fitur berbasis Artificial Intelligence (AI) hadir pada rangkaian smartphone high-end. 
Tahun ini, vivo memprediksikan bahwa teknologi AI tidak akan lagi terbatas pada smartphone high-end, namun juga menjadi fitur yang lebih mudah diakses oleh berbagai varian konsumen. Vivo juga dapat berharap untuk melihat lebih banyak pengembangan fitur AI hadir di industri smartphone global.
Kamera AI akan semakin kompleks dengan fitur-fitur yang secara lebih halus meningkatkan kualitas foto baik pada kamera depan, maupun kamera belakang. Sebagai contoh, vivo telah meluncurkan mode AI Face Beauty yang secara halus dapat meningkatkan fitur wajah dengan menggunakan pemodelan 3D. 
Vivo mengubah warna dan font lamanya menjadi lebih. GSMARENA
Fitur ini pun dapat secara otomatis menyesuaikan perilaku foto pengguna, serta otomatis mengatur tingkat modifikasi agar tetap natural.
Teknologi AI juga mendukung pengguna mengambil foto profesional dalam berbagai situasi. Dalam kondisi pencahayaan minim, hasil
Pada tahun lalu, industri smartphone telah diramaikan dengan kejutan inovasi. Vivo berharap tahun 2019 ini, teknologi-teknologi canggih seperti Elevating Front Camera, dan pengembangan desain, serta kamera sebagai “jendela” dari Artificial Intelligence akan menjadi tren mainstream yang dapat diakses semua lapisan konsumen dari berbagai negara, termasuk Indonesia.

Sumber: Akurat.co

Nintendo Siap Hadirkan Game Dr. Mario World Di Mobile Gaming

Nintendo menggandakan strategi mobile gaming-nya dengan judul baru yang disebut Dr. Mario World. 
Nintendo telah siap luncurkan salah satu game andalan mereka, tapi kali ini game terseut bukan dimaikan melalu console mereka, tetapi dengan menggandakan strategi mobile gaming-nya dengan judul baru yang disebut Dr. Mario World. Melansir CNBC, perusahaan itu mengatakan, pihaknya akan bergabung dengan aplikasi berbagi pesan Line dan pengembang game NHN Entertainment untuk mengembangkan permainan, entri terbaru untuk seri gim puzzle "Dr. Mario".
Detil tentang game ini masih sedikit, tetapi perusahaan mengatakan permainan itu akan bisa diunduh secara gratis dengan pembelian dalam aplikasi (in-app purchase), mengisyaratkan bahwa pengguna mungkin harus membeli add-on jika mereka ingin game terus berjalan.
Rhys Elliott, penulis konten untuk perusahaan riset gameNewzoo’, mengatakan ikatan Nintendo dengan Line masuk akal. Hal ini karena perusahaan pesan instan tersebut telah sukses sebelumnya di pasar game mobileseperti "Line Bubble" dan game bertema Disney 'Line: Disney Tsum Tsum'.
Game ini akan tersedia untuk pengguna Android dan iOS di negara-negara termasuk AS dan Jepang pada awal musim panas. Pengumuman ini muncul setelah dikeluarkannya laporan pendapatan raksasa game Jepang. 
Di mana ia memangkas perkiraan untuk penjualan Switch konsol hibrida. Sebaliknya, perusahaan juga meningkatkan fokusnya untuk penjualan perangkat lunak Switch.

Sumber: Akurat.co

LG Terbang Ke Barcelona Dengan Produk Smartphone terbarunya

Siap-siap, LG 5G V50 Dikabarkan Akan Diluncurkan Bulan Ini 
Seperti banyak perusahaan lain yang mengembangkan produk smartphone mereka, LG juga akan menuju ke Barcelona bulan depan pada pagelaran Mobile World Congress 2019. Menurut sebuah laporan yang dilansir dari laman The Verge, LG rencananya akan meluncurkan perangkat baru LG V50 5G yang dikabarkan akan diluncurkan bersamaan dengan LG G8 di acara tersebut. 
LG rencananya akan mengungkap dua handset pada konferensi pers MWC 2019-nya. Yang pertama adalah yang sudah diharapkan semua orang yakni LG G8 ThinQ. Kemudian perangkat lain dikatakan sebagai smartphone kelas atas dengan kemungkinan modem 5G. Dan menurut sebuah laporan di Korea Selatan, bisa jadi ponsel tersebut adalah LG V50 ThinQ 5G.
Masuk akal mengapa LG ingin memamerkan ponsel 5G di MWC 2019. Banyak pesaingnya akan meluncurkan smartphone 5G pada bulan Februari ini. Salah satunya adalah Samsung akan mulai meluncurkan Galaxy S10-nya pada 20 Februari mendatang. Kemudian Huawei juga datang ke MWC dengan telepon 5G dan begitu juga yang lain.
Laporan itu menambahkan bahwa handset ini akan memiliki layar 6 inci, yang akan ditenagai oleh platform Qualcomm Snapdragon 855 yang didukung oleh pendingin ruang uap. Selain itu kekuatan baterai dari ponsel terbarunya berkisar 4.000 mAh chunky dan modem 5G


Sumber: Akurat.co

Energizer Akan Luncurkan Smartphone Dengan Keunggulan Daya Baterai 18.000mAh

Ilustrasi Ponsel Energizer 
Energizer, salah satu perusahaan yang dikenal sebagai merek produsen baterai, dikabarkan akan meluncurkan produk ponsel terbarunya. Tentunya, dengan keunggulan pada daya baterainya yang besar. Informasi tersebut terkuak pada perhelatan MWC 2019 bulan ini di Barcelona.
Dilansir dari Phone Arena, Minggu (3/2), ponsel keluaran Energizer tersebut diklaim akan memiliki daya baterai hingga 18.000mAh. Lebih besar dari ponsel Power Max P16 pro yang dipamerkan Energizer pada MWC 2018 yang memiliki daya baterai 16.000mAh.
Belum diketahui secara pasti nama dari ponsel yang akan dirilis tersebut. Tetapi, Energizer akan merilis perangkat tersebut di seri Energizer Ultimate. Seri tersebut berisi enam handset premium yang di dalamnya termasuk model smartphone flagship. Merek tersebut juga mengadopsi kamera pop-up di salah satu ponselnya.
Pihak Energizer belum memastikan apakah ponsel dengan daya 18.000mAh benar-benar secara fisik akan dipamerkan pada MWC 2019. Energizer hanya memastikan akan meluncurkan ponsel bernama Energizer Ultimate U620S Pop dengan daya baterai 3.200mAh.
Sekedar bocoroan, ponsel itu memiliki ukuran layar 6,2 inci dengan resolusi FHD+ dan telah menggunakan teknologi chipset MediaTek Helio P70. Lebih lanjut Energizer Ultimate U620S Pop didukung RAM 6Gb dengan memori penyimpanan hingga 128Gb.
Pada teknologi kamera, Energizer menanamkan tiga sensor di belakang, yakni sensor utama 16MP dan 5MP, serta sensor depth camera 2MP. Ponsel ini juga memiliki pemindai sidik jari yang sekaligus berfungsi sebagai tombol daya.
Model lain yang juga akan dipajang di MWC bernama Energizer Ultimate U650S, berlayar 6,5 inci resolusi HD+ dan memakai chipset MediaTek Helio P22.  Perangkat ini akan memiliki RAM 4GB, memori penyimpanan 128GB dan daya baterai 3.500mAh.

Sumber: Akurat.co