Selasa, 22 Januari 2019

Aplikasi Mobile Gaming Juga Terpengaruh Dengan Potensi Pasar

Menjajal Game PUBG Di Honor 10
Semakin canggih smartphone sekarang, semakin canggih dan membutuhkan spek besar pula untuk sebuah mobile gaming, hadirnya aplikasi mobile game saat ini masih menjadi salah satu pergolakan dan tantangan di industri game saat ini. Seorang periset menuturkan hal ini pengaruh dari perangkat ponsel yang semakin mudah didapatkan oleh masyarakat.
"Selama ponsel semakin dan semakin populer, aplikasi mobile gaming juga terpengaruh dengan potensi pasar yang memiliki keuntungan miliaran dolar AS," kata seorang peneliti dikutip dari Venture Beat, Selasa (22/1).
Peneliti tersebut juga mempublikasikan analisa pergolakan macro dan micro level terhadap mobile games. Ia menganalisa isu tersebut mengambil dari data Samsung Research America.
Dari data menunjukkan mobile games saat ini meningkat karena adanya interaksi pengguna yang dikumpulkan berdasarkan jumlah game saat dibuka, jumlah yang me-install dan lainnya yang dikoleksi dari platform Samsung Game Launcher.
Dari platform tersebut, para peneliti di Samsung membuat data untuk melatih machine learning selama empat bulan. Data yang dikumpulkan termasuk dari puluhan ribu pemain mobile game dan ratusan juta pengguna. 
Data pribadi tersebut dikumpulkan secara anonim dan telah mendapat persetujuan dari pengguna di seluruh Amerika Serikat dan Korea. 
Secara khusus, tim periset Samsung mengumpulkan riwayat bermain game beserta dengan profil pemain di antaranya genre game, pengembang game, nilai peringkat, jumlah pengunduh, serta informasi geografi pengguna.

Sumber: Akurat.co

Oppo F10, Invovasi Baru Dari Oppo Dengan Lensa Kamera 10x Optical Zoom

Oppo akan berusaha merebut pasar dengan merilis prototype smartphone berkamera 10x Optical Zoom pada ajang Pre-Mobile World Congress 2019 | GIZCHINA
Seperti yang sudah kita ketahui, Oppo baru-baru ini mengumumkan tentang inovasi smartphone terbarunya dengan lensa kamera 10x optical zoom. Rencananya, Oppo akan memperkenalkan prototype smartphonenya ini pada event Pre-Mobile World Congress (WMC) 2019.
Kabar yang beredar, Oppo akan menyematkan teknologi tersebut pada jajaran smartphone seri F. Tapi, kelasnya masih di bawah seri flagship Oppo F11 Pro dan di atas F9. Kabar tersebut menguatkan dugaan bahwa Oppo akan menyematkan teknologi 10x optical zoom itu pada smartphone baru bernama Oppo F10.
Pre-WMC yang akan digelar pada 23 Februari itu sengaja dipilih Oppo untuk memperkenalkan prototype smartphone 10x optical zoom-nya. Sebab, pada ajang itu, Oppo harus bisa memberi impresi awal pada pelanggan dan basis fans-nya yang notabene sangat labil.
Betapa tidak, pada ajang Pre-WMC kelak, Oppo harus bersaing dengan salah satu compatriot-nya, Huawei dan Honor. Huawei Nova 4 dan Honor View 20, seperti diketahui, didaulat sebagai smartphone dengan kamera tecanggih 2018. Bisa jadi dua flagship tersebut membuat ‘gebrakan’ yang berpotensi menyaingi Oppo dalam urusan teknologi kamera.

Senin, 21 Januari 2019

Aplikasi Eatigo Resmi Diluncurkan Di Indonesia

Shintia Xu, Marketing Manager Eatigo Indosia (kiri), Pumin Puvacharusku, Co-Founder & CEO Eatigo Thailand, dan Michael Cluzel Co-Founder & CEO Eatigo Internasional dalam peluncuran Aplikasi Reservasi Online Eatigo di Indonesia, Selasa (22/1) di wilayah SCBD, Jakarta Pusat. 
Setelah sebelumnya berhasil mengembangkan bisnisnya di beberapa negara Asia Tenggara, platform aplikasi reservasi online Eatigo resmi diluncurkan di Indonesia, pada Senin (22/1). Sejak diuji coba pada pertengahan Desember lalu, aplikasi ini diklaim telah bekerjasama dengan 300 tempat makan.
Co-Founder sekaligus Group Chief Executive Office Eatigo, Michael Cluzel mengatakan setelah sukses di enam negara, Eatigo melebarkan sayapnya di Indonesia karena dianggap memiliki pasar yang pontensial serta pertumbuhan industri kuliner yang pesat.
Eatigo ada di tujuh negara Asia Tenggara, Thailand, Singapore, Hongkong, Filipina, Malaysia, India dan Indonesia adalah negara ketujuh,” kata Michael.
Eatigo mengklaim platformnya menawarkan layanan reservasi yang berbeda dibandingkan dengan platform lain, di mana Eatigo memastikan pengguna yang melakukan reservasi di aplikasi akan mendapatkan diskon yang disesuaikan dengan lokasi yang dipilih.
Eatigo memberikan discount berdasarkan promosi yang dikeluarkan restoran. Contoh, ada restoran A memberikan promosi setiap senin, restoran B setiap rabu, jadi Eatigo akan memastikan bahwa pengunanya selalu mendapatkan discount ketika booking melalui aplikasi Eatigo,” ujar Michael, Selasa (22/1), di willayah SCBD, Jakarta Pusat
Shintia Xu, Marketing Manager Eatigo Indonesia menegaskan saat ini pihaknya fokus memberikan layanan resevasi untuk memastikan penggunanya mendapatkan diskon, dan belum memberikan fitur lain seperti pembayaran atau digital payment melalui aplikasinya.
“Kita ada pertimbangan seperti itu. Cuma untuk sekarang karena dari awal konsep kita itu prinsip kita, kita engga mau ganggu flow orang dateng ke restoran artinya book, pesen makan seperti biasa. Kita gak ganggu apa-apa, daripada aplikasi lain, 'ohh mau dapet diskon, book dulu ya, bayar dulu ya, pake debit ini ya',” kata Shintia.
Shintia menungkapkan aplikasinya telah diunduh sekitar lima juta di 10 network, dengan keseluruhan merchant sebanyak 5.000 restoran yang sudah bergabung.
“Di Jabodetabek ada sekitar 300 merchant saat ini, tapi naik terus sih setiap harinya,” ujarnya.
Selain itu, Etigo menambahkan tidak ada kriteria khusus untuk restoran yang ingin bergabung dan menghadirkan layanan reservasi di platformnya.
“Engga sih gak ada, kita pada dasarnya seneng-seneng aja kalau ada restoran yang mau gabung. Tapi pastinya traffic-nyaitu akan mencerminkan populer apa engga, semakin populer traffic-nya pasti yang kita datengin akan lebih banyak,” pungkasnya.
Saat ini aplikasi Eatigo sudah bisa download secara gratis untuk perangkat Android dan iOS.

Nintendo Akan Ikut Serta Berkecimpung Di Dunia Mobile Gaming

nintendo bekerjasama dengan Cygames untuk meningkatkan game di smartphone 
Nintendo saat ini telah benar-benar mendominasi pasar konsol rumahan lewat produk mereka yaitu Switch dan judul-judul gim-nya yang laris manis. Beberapa tahun terakhir ini juga mereka mulai mengadopsi mobile gaming.
Berkecimpung di dunia gim mobile sebenarnya belum pernah Nintendo lakukan. Seolah ingin menunjukkan komitmen mereka pada segmen mobile, presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa mengungkapkan rencana perusahaan untuk merilis antara dua hingga tiga judul gim ponsel dalam setahun.
Dikutip dari Nintendo Everything, Senin (21/1) Furukawa juga mengklarifikasi bahwa rencana tersebut bukan berarti perusahaan akan beralih menjadi pengembang gim smartphone seutuhnya. Ia juga mengatakan bahwa Nintendo bisa menjadi perusahaan fleksibel yang dapat beradaptasi dengan perubahan.
“Kami tidak berniat untuk beralih ke gim smartphone, atau sebaliknya. Tujuan kami adalah membuat orang tertarik dengan karakter Nintendo dan meningkatkan basis penggemar kami," ujar Furukawa.
Saat ini belum dapat dipastikan judul gim ponsel baru apa yang direncanakan Nintendo untuk tahun ini. Tetapi gim Mario Kart versi ponsel kabarnya akan segera dirilis pada bulan Maret tahun ini.

Apple Diam-diam Kembali Menjual Produk IPhone SE

Perangkat iPhone SE | APPLE.COM
Beberapa dari Kalian mungkin ada yang ingat bahwa Apple menghentikan produk IPhone terakhirnya dengan jack headphone setelah acara peluncuran IPhone baru pada tahun lalu. Hal ini juga menghentikan IPhone X asli selain IPhone SE dan IPhone 6S. Semua model juga dihapus dari situs web resmi perusahaan. Namun, tampaknya Apple secara diam-diam mulai menjual IPhone SE sekali lagi.
Dilansir dari laman Ubergizmo.com, Apple menjual IPhone SE dengan penyimpanan 32GB dan 128GB seharga Rp4,9 juta dan Rp6,4 juta sebelum menghentikan handset akhir tahun lalu. 
Perusahaan ini awalnya meluncurkan IPhone SE kembali pada bulan Maret 2016. Dan produk ini cukup diterima dengan baik oleh mereka yang tidak suka memiliki ponsel berukuran besar dengan tampilan besar. Tentu hal ini menarik bagian pasar tertentu dan Apple memang menjual beberapa unit.
Mengingat bahwa Apple telah secara diam-diam mendaftarkan IPhone SE untuk dijual sekali lagi tetapi melalui bagian izin toko online-nya, kemungkinan perusahaan hanya membuang persediaan yang ada di penyimpanan. 
Apa pun alasannya, jika Anda bermaksud membeli IPhone berukuran cukup dengan jack headphone dan harga yang menarik, inilah saatnya Anda beralih pada IPhone SE lagi.

Aplikasi Perekam Suara Dari Dolby Diklaim Bisa Mengukur Kebisingan Latar Belakang

Aplikasi perekam suara Dolby 
Idealnya seorang musisi lebih suka merekam suara mereka di dalam studio rekaman dengan peralatan dan perangkat lunak yang lebih profesional, di mana salah satu manfaat dari studio adalah bahwa biasanya lebih baik terisolasi dalam hal suara tanpa terganggu suara dari luar studio. 
Namun menurut laporan dari TechCrunch, Dolby sedang mengerjakan aplikasi rekaman seluler dengan nama sandi "234" yang akan membuat perekaman saat bepergian menjadi lebih mudah.
Sekarang ada banyak aplikasi rekaman seluler yang sudah tersedia, dan sebagian besar ponsel memang dilengkapi dengan aplikasi perekam suara dasar. Namun salah satu perbedaan antara aplikasi tersebut dengan milik Dolby adalah, aplikasi Dolby akan cukup pintar untuk mengukur kebisingan latar belakang dan membatalkannya selama proses perekaman.
Artinya jika Anda merekam di lokasi yang kurang ideal, di mana mungkin ada suara kipas, AC, atau lalu lintas, secara teori aplikasi Dolby harus dapat menangkap suara itu untuk membatalkannya, seperti yang Anda lakukan pada headphone peredam bising. Pengguna juga akan dapat meningkatkan rekaman mereka dengan berbagai efek audio.
Publikasi tersebut menunjuk pada bukti tertentu seperti situs web di mana pengguna dapat mendaftar untuk menguji beta (uji coba) dari aplikasi ini. Kedengarannya seperti aplikasi yang menarik, tetapi seberapa baik kinerjanya sebenarnya masih harus dilihat setelah pengerjaan aplikasi ini selesai.

Google Duo Hadirkan Fitur Baru Spesial Valentine

Google Duo | SlashGear
Aplikasi dari Google, yaitu Google Duo akan melakukan pembaruan pada perangkat Android dan menghadirkan fitur baru spesial valentine dalam panggilan videonya.
Dilansir dari Phonearena, Senin (21/1), Google Duo terbaru versi 46 akan memiliki fitur efek video khusus bertema valentine. Fitur ini dapat digunakan penggunanya dengan memilih efek secara langsung ketika melakukan panggilan video.
Pembaruan aplikasi panggilan video ini juga menawarkan fitur baru lain yakni berbagi rekaman video ataupun suara tanpa harus melakukan panggilan kepada pengguna lain di daftar kontaknya.
Google mengklaim hal ini dapat memberikan kesan romantis bagi penggunanya walaupun tidak bisa bersama-sama pada perayaan valentine.
Lebih lanjut dalam versi terbaru, Google Duo memungkinkan penggunanya untuk memilih dan memfilter daftar kontaknya ke daftar terfavorit. Namun, menurut laporan Andoridpolice, kontak yang belum pernah berkomunikasi atau melakukan panggilan dengan pengguna tidak akan bisa dimasukan kedalam daftar terfavorit.
Google belum mengumumkan secara jelas kapan pembaruan ke versi 45 ini akan diluncurkan, namun dari kabar terbaru yang beredar pembaruan ini akan segera tersedia menjelang hari valentinedan tidak hanya untuk perangkat Android.